Kamis, 21 Februari 2013

Pujaan hatiku

Saat berhadapan dengan radiasi layar monitor, tiba-tiba saja aku lupa semua yang ingin ku tekan di keyboard, lupa tentang kata-kata puitis yang melukiskan eloknya dirimu. Tak apa lah, selama neuron otakku masih berfungsi, selama itu lah aku masih dapat menciptakan kata-kata puitis lainnya tentang dirimu...pujaan hatiku.



Entah mengapa, aku tak bisa bosan walau dirimu terus berbicara. Kata-kata dari mulutmu yang imut-imut menggoda itu selalu membuatku tersenyum, membuatku bersemangat lagi untuk menjalani liku-liku kehidupanku.

Suka dengan julukan misterius yang orang katakan kepadamu, kamu seringkali menutupi sebagian wajahmu sebagai tanda pembenarannya. Dengan jilbab berwarna ungu kesukaanmu itu, kamu menutupi wajahmu, menyisakan bebola matamu untuk kupandangi. Tampaknya julukan misterius itu sangat cocok buatmu, julukan yang hanya membuatku terbang melamun karena penasaran akan dirimu.

Terkadang ekspresi parasmu terlihat kontras, ekspresi di antara ceria dan cemas. Kau memang hebat dalam berlakon, mengubah senyum manismu menjadi senyum sedu hanya dalam sepersekian detik. Ini lah bagian unik pada dirimu yang kadang membuatku resah bingung seharian, tapi tetap saja aku suka.

...because I like you just the way you are

Tak seperti diriku, kamu sangat piawai berkomunikasi. Memadukan setiap kata dengan ekspresi dan nada suara yang pas dengan siapapun lawan bicaramu, berkat itu aku semakin terpesona kepadamu. Tapi jangan salah sangka, andai kata semua kelebihanmu tadi tercemar, kamu tetaplah penduduk tetap di hatiku, karena aku suka kamu apa adanya.

0 komentar:

Posting Komentar

Tag

Post (86) Galau (30) Puisi (28) Sahabat (25) Love? (21) Newest post (2)