Rabu, 20 Februari 2013

Pemberian waktu

Setiap hari memandangi pesona parasmu, lama-lama bisa membuat pikiranku kehilangan logika. Kamu yang sejak dulu kusuka, masih saja membuat mataku terpaku...padamu.



Kisah kita bermula dari sepotong makanan yang kamu tawarkan kepadaku. Aku menerimanya dengan tangan terbuka sambil berkenalan denganmu. Jujur, tak pernah kusangka ada rasa dibalik pertemuan kita.

Seiring berjalannya waktu, aku ragu tentang perasaanku ini. Terombang-ambing oleh ketidakpastian, bingung akan rasa yang kusimpan didada. Aku memutuskan untuk terus mendekat denganmu sembari waktu memberikan jawaban pasti.

Kini, waktu telah memberiku jawaban. Namun, tidak seperti yang kuharapkan. Dia malah memberikan sebuah kotak misteri berisi teka-teki. Dia berpesan, "Buka kotak ini kapanpun dirimu siap. Apapun jawabannya, terimalah!" Tak langsung kubuka kotak misteri ini, karena aku ingin menunggu sampai waktu dimana aku siap.

"....Apapun jawabannya, terimalah!"

Baru saja kubuka kotak misteri ini. Didalamnya kutemukan sebuah jawaban pasti mengenai hubungan aku dan kamu, sebuah penyelesaian untuk kita berdua. Demi kebaikan bersama kuputuskan aku dan kamu, kita, cukup sebagai sahabat.


0 komentar:

Posting Komentar

Tag

Post (86) Galau (30) Puisi (28) Sahabat (25) Love? (21) Newest post (2)