• Mandi Angin Hill Panorama in Banjarmasin

  • My Best Friends :D

  • SMAVEN, My High School

Kamis, 29 November 2012

Kamu, kamu, & kamu lagi

Entah ini yang keberapa kalinya aku menulis tentangmu. Sejujurnya, kamu tak pernah lepas dari pikiranku. Tiap hari kita bertemu, membuatku sulit melupakanmu.

Aku terbiasa dengan sikapmu. Sering terlihat cuek, sering berwajah tak peduli dan tak memancarkan senyum ketika bicara denganku. Agak dingin memang, tapi itulah kamu.

Entah apa yg membuatmu seperti itu, ku bertanya pun rasanya tak akan dijawab sesuai harapan. Itulah sisi dirimu yang kulihat saat ini, seperti awal dari sebuah perubahan. Semoga kau senang dengan sikapmu.

Kadang, melihatmu seperti itu membuatku introspeksi diri. "Ada apa denganku? Apa aku salah? Kenapa sikapnya seperti itu? Dimana senyumannya?" pikirku.

Aku hanya heran. Jika aku mendapat sebuah benda langka yang tak dibuat di negaraku, pasti ku senang. Tapi kamu, dimana senyummu saatku berikan sebuah gantungan kunci unta tadi, sahabat? Hanya itu yang ingin ku lihat sebenarnya. . .

Mungkin kau bosan denganku. Mungkin kau tak nyaman lagi denganku. Mungkin masa bahagia telah menjadi masa lalu. Mungkin hanya aku yang memikirkan 'kita' berlebihan. Hhh...Aku hanya belajar ikhlas dengan semuanya. Wish me luck, ok!

Senin, 26 November 2012

Hujan, berkah bukan?

Pernah gak ketabrak orang?? Pasti pernah dong.. hhha :p

Hari ini aku pergi ke mall di daerahku, sendirian. Pergi ke gramedia dan baca-baca sampai dua jam lebih. Maklum ya, aku hobi baca. Terus tibalah saat pulang . . .

Ok, karna itu mall terkenal, aku terima aja klo harus antri stengah jam sendiri hanya untuk keluar. Tapi masalahnya tiba-tiba cuaca berubah suram dengan diikuti awan-awan kelabu berisi air yg sedikit demi sedikit bocor. Saat itu aku blum juga keluar dari mall, yak, basah sedikit gak apa lah.

Ternyata harus nambah 3 ribu untuk bisa terbebas dari counter untuk pulang. Ku relakan uang itu, apalah artinya dibanding bisa pulang ke tempat yang teduh bernama rumah. Tapi pasang jas hujan dulu begitu keluarnya, kan hujan, nanti bisa bikin aku basah kuyup begitu sampe rumah.

Mulailah aku menarik gas untuk berselancar didalam naungan hujan deras. Pertama kalinya aku begini, didalam hujan berkendara dengan cukup laju. Hingga aku hampir sampai di rumah, ternyata tlah diduga sebelumnya, tiba-tiba ada sepeda muncul dari pertigaan dengan mendadak. Sontak aku menekan rem, satu dua tiga detik barulah aku berhenti, itupun aku menabrak ban belakang sepeda itu. Untunglah pengendaranya tak apa2. Tapi . . .

Tapi aku kaget ketika melihat pengendara sepeda itu ternyata seorang cwe. Langsung aku bertanya, "Kamu gak pa2?"
"Gak pa2" katanya.

Sebenarnya aku ingin kenalan, tapi apa alasanku untuk mendekatinya??
Toh, badanku menghianati pikiranku dengan melaju kembali ke jalan. Disayangkan ya sebenarnya, dia mirip seperti orang yang kusuka sih.. hhha :P


Syukurlah ada hujan ^ ^

Sabtu, 24 November 2012

Film. Seperti Aku, Dia, Kita

Hei..slamat datang..Apa harapanmu saat membuka blog ini? Tak ada yang special disini, hanya aku dan sahabatku bernama ABSTRAK yang bercerita.

Ngomong-ngomong, aku baru aja selesai nonoton film berjudul "The wedding singer" sebuah kisah romantis. Pemain utamanya ada dua orang, mereka adalah Robbert dan Julie.

Robbert adalah seorang penyanyi pesta pernikahan yang biasa diadakan di kotanya dan cita-citanya ingin menjadi seorang penulis lagu. Manakala Julie, dia orang yang baru pindah ke kota tersebut, dia sudah bertunangan dengan orang lain tapi akhirnya berpindah hati karena kepedulian Robbert kepadanya.

Sebuah kisah yang benar-benar membuatku menangis. Eh, menangis?? Ya, karena kisahku sama seperti Robbert yang benar-benar peduli kepada Julia, namun Julia yang hadir dihidupku ini bertolak belakang seperti yang di film. Aku ingin kisah yang seperti difilm itu terjadi padaku, tapi tak mungkin. Sedih jadinya, karna harapan tak kunjung sampai.

Rasanya sedih sekali, lalu aku menangis. Lemah kan aku? Menangis karena aku tau hal seperti itu  tak mungkin terjadi . .  Sebenarnya aku tak suka menjadi lemah, karena aku tak dapat membantu banyak orang jika aku sendiri lemah. Orang lemah bukanlah tujuanku, tapi tetap saja aku menangis. Memikirkannya membuatku tambah sedih. :(

"Kapan ya aku bisa melepaskanmu ***s, kapan . . ." hal ini menyiksaku, sungguh. . . sungguh . . T_T


Kamis, 22 November 2012

Belum Kenal? Coba ditulis



Tentang Seorang Sahabat

"Misterius, kata yang tepat bukan?"

Matanya yang bulat, dipadu dengan bibir mungil yang terlihat memesona dengan pipinya yang manis. Parasnya selaras dengan busana SMA yang dikenakannya. Dia adalah seorang gadis remaja dewasa yang selalu bisa bersikap dengan baik. Dia pandai berbicara dan bercerita, menulis adalah hobinya. Apabila dia berkata-kata, selalu dibarengi tangan yang bergerak kesana-kemari untuk memperjelas gagasannya. Pernah suatu kali dia bercerita tentang SUJU yang menjadi idolanya, dia terlihat sangat menikmati kehidupannya.

Jam tangan dan kacamata berlensa cekung adalah aksesoris yang dipakainya setiap hari, sepertinya karena dia suka lupa waktu dan bermata minus jadi pakai itu. :P Kira-kira bobot tubuhnya tak mungkin mencapai 60 kg, bisa dibilang dia kurus. Kurus, tapi di-imbangi dengan tinggi badan yang mencapai 164 cm, tergolong tinggi untuk seorang gadis SMA. Yaa...attractive lah.

Dia pintar bersosialisasi, bicara adalah hal yang sangat alami baginya. Wajar lah, karena dia termasuk kaum Hawa yang diberkahi kemampuan berkomunikasi serta intuisi yang kuat. Dia memiliki banyak teman dan sahabat, jarang sekali terlihat sendiri menyendiri. Uniknya dia lah yang paling pendiam diantara sahabat-sahabatnya. Walaupun pendiam, dia populer di kelasnya. Beberapa orang mengakui dia bersifat ke-ibu-an.

Dia lahir, katanya sih tepat jam 12, tanggal 6 Juni 1995. Gak tahu bener-bener tepat 12:00:00 atau nggak, dia sering bohong sih. #Oops damai bro v('.'). Dia suka berahasia, bahkan dengan sahabatnya sendiri, belum semua sahabatnya tahu foto yang mana yang menjadi kesukaannya. Entah mengapa begitu berat baginya memberitahu hal kecil seperti foto itu.

Gayanya berpakaian bisa dikatakan memukau, paduan warna dan tekstur pakaian yang dipakainya sangat keren. Sampai-sampai ada seseorang yang sangat ingin memotret ke-keren-an dirinya, namun karena takut di-foto atau apa, jadi dia sering menolak orang itu. Entahlah dia peka terhadap perasaan orang lain atau tidak, yang jelas dia sering mengelak jika berbicara mengenai perasaan yang mendalam.

Kadang dia membuat orang bingung dengan pemikiran dan sikapnya yang cepat berubah. Dia bisa bersikap berbeda untuk orang yang berbeda, dia tahu setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tapi itu membuat orang yang disampingnya heran, kecuali jika orang yang disampingnya itu sudah lama mengenalnya dengan baik. 

Dia bisa beradaptasi dengan baik, lebih tepat dikatakan sebagai orang yang fleksibel. Orang fleksibel itu orang yang bisa melalui segalanya dengan baik. Tak mudah lho menjadi orang fleksibel itu, harus bisa melihat kemungkinan yang ada dan membuat keputusan yang tepat dari data yang ada. Dia hebat karena dia orang yang fleksibel, selain itu juga dia setia kawan dan bersedia berkorban demi kepentingan yang lain. 

Tujuan hidupnya adalah bertemu dengan banyak orang, entah sekarang berubah atau tidak, setidaknya itu lah yang dikatakannya dulu ketika dia ingin menekuni ilmu psikologi. Sekarang dia ingin menekuni bidang Ekonomi dibangku kuliah nanti, semoga saja berhasil ya. :)


***

Maksudku nulis ini adaah untuk mengetahui, "Apa aku mengenal sahabatku?" Coba saja bikin cerita serupa tentang seseorang yang katanya tak kau kenal dengan baik, dan kau akan terkejut betapa baik kau mengenalnya. 

Konon, dengan menulis dapat membuatmu lebih memahami apa yang kamu tulis itu.

Sebenarnya masih banyak yang bisa dituliskan, belum lengkap positif negatifnya. Tapi karena aku kelaparan jadinya sampai disini dulu ya. Thanks :)

Selasa, 20 November 2012

Menjengkelkan yang hebat

Mencoba menjadi bijak, mencoba melihat dari segala posisi. Mencoba memahami seseorang seutuhnya, tidaklah mudah. Perlu pengamatan dan pendekatan jangka panjang. Tak cukup seminggu dua minggu, perlu berbulan-bulan sebelum kita memahami pola/corak sikap yang ditampakkan. Tak hanya berfokus pada apa yang ditampilkan, yang tak ditampilkan juga perlu diperhatikan.  Inilah bagian yang terlupakan . . .

Minggu, 18 November 2012

Tubuh

Mata, masih dapat melihat jelas . .
Telinga, masih bisa mendengar jelas . .
Mulut, masih boleh bicara keras . .
Tangan, masih sanggup menggenggam keras . .

Kaki, masih kuat melangkah cepat . .
Otak, masih mungkin berpikir cepat . .
Jantung, masih konsisten berdenyut . .
Namun, hatiku terhanyut-hanyut . .

Sabtu, 17 November 2012

Untuk sahabatku, Azka

Kau tau kenapa aku begitu egois ingin mengambil gambarmu fazs? Karna hanya itu yang membuatku merasa dekat denganmu. Jika aku tak dapat memotretmu, aku merasa jauh darimu. Sepertinya ke-egoisanku malah membuat kita semakin jauh. Aku tau sejak awal, bahwa kau tak suka difoto. Skarang aku janji tak akan memotretmu lagi, walaupun aku nangis setelah itu.

Aku takut saat membaca tulisanmu yang menuliskan nama-nama orang anggota kelas kita. Waktu itu, ukuran namaku lebih kecil dan lebih renggang dibanding yang lain. Aku takut karna disana tertulis bahwa kau dan aku memiliki jarak, kau tak memahamiku melebihi teman-teman yang lainnya. Dengan kata lain, kau bingung dengan sikapku. Aku seperti dia yang kau benci, namun dalam versi yang berbeda. Ternyata tulisan tangan itu bercerita tentang kenyataan.

Entah kau menyadarinya atau tidak, entah sampai atau tidak tulisan ini.
Aku hanya menuliskan ini karna aku sedang tak enak hati.
Aku tak tau apa tindakanmu setelah mengetahui yang ku ketahui.
Apa akan menjadi lebih baik? Apa kita bisa bicara terbuka, tanpa ada yang ditutupi?

Sebagian diriku berkata, "Azka tak mau bicara dengan pembicaraan non-sense kamu Heru." dan aku pun menunduk meratapi kata-kata itu.
Sebagian diriku mencela, "Azka itu baik, dia pasti mau mengerti her." dan aku pun berdoa semoga itu benar-benar terjadi.
Pertentangan seperti ini yang sering kualami, benar-benar sering.

Apa itu akan benar-benar terjadi? Aku tak tau, itu hanya harapan yang kusampaikan pada Tuhan. Apapun yang terjadi, semua sudah diatur-NYA bukan? Rencana terindah dalam hidup setiap insan, itulah rencana Tuhan.

___________

*Maaf, aku tak pandai menyamarkan nama. Jadi, beginilah hasilnya.

Secercah diriku

Aku berpikir membuat sebuah buku, apa sebuah buku tercipta? Tidak, karna aku belum membuatnya.

Aku berpikir menyelesaikan tugas-tugasku, apa tugasku selesai? Belum, karna aku baru berpikir.

Terlalu banyak berpikir, inilah aku. Suatu saat nanti aku tak lagi seperti ini, suatu saat nanti...pasti..

Jumat, 16 November 2012

Teman-temanku = Aku

Orang bisa melihat diri mereka dicermin, tapi kalau ingin benar-benar mengetahui siapa diri mereka, mereka harus melihat teman-teman yang mereka pilih.

Cerita tentang diriku sendiri, dilihat dari teman-temanku. Mari kita lihat, kategori dari teman-temanku...ada dari pramuka, KSI, businessman, dan orang-orang penyuka seni.

Jika dilihat itu, aku sendiri kaget karna banyaknya kategori yang kupilih. Aku suka berpetualang di alam, karena itu aku berteman dengan orang-orang yang suka berpetualang juga. Aku sangat lemah dalam bidang agama, untuk memperkuatnya aku ikut kelompok studi islam. Aku tak ingin memberatkan orang tuaku karena permintaanku terlalu mahal, jadi aku bergabung dengan sebuah perusahaan yang membimbingku untuk menjadi seorang pengusaha berhasil. Aku suka seni, walaupun lebih banyak jadi pengamat yg cuma bisa komentar saja. Hha tapi aku belajar seni dengan bermain gitar, belajar fotografi, belajar desain dan belajar bahasa. Paling tidak untuk mengasah otak kananku. Jadi siapa aku sebenarnya?

Satu-satunya hal yang benar-benar aku yakini semenjak aku kecil, aku belajar dengan cepat. Karena itu aku berani menceburkan diri kedalam begitu banyak bidang sekaligus, untuk itu aku perlu banyak waktu. 24 jam sehari tak cukup bagiku(terasa kurang). Aku hanya ingin belajar lebih banyak. Aku hanya ingin membantu orang dengan informasi yang kupunya.


Sabtu, 10 November 2012

Pelajaran Kehidupan #2

Hari ini aku berjalan sambil berpikir dalam terik matahari. Perjalanan cukup jauh, sempat aku berpikir mengenai pelajaran kehidupanku.

Teringat dengan masa kecil, aku tak habis pikir mengapa aku sungguh kacau waktu itu. Coba sebutkan semua kenakalan anak laki-laki yang kau tahu, mungkin itu tak selengkap jika aku yang menyebutkannya.

Pernahkah temanmu yang menghabiskan dua minggu diluar kelas selama pelajaran bahasa berlangsung? Adakah temanmu yang selalu berbohong bahkan hal-hal yang kecil sekali pun? Apakah temanmu berkelahi dengan menggunakan kursi, sapu, dan tutup tong sampah dalam dua hari berturut-turut disekolah? Temanmu menunda mengerjakan PR selama berminggu-minggu, sedangkan di rumah kerjanya bermain seharian? Dia menipu orang tuanya dengan mengatakan sekolah sangat menyenangkan dan tak ada hal buruk yang terjadi? Apa ada temanmu begitu? Temanku ada yang seperti itu, sebenarnya dia lah aku. :P

Aku menyebutnya teman karna dia adalah diriku, dulu. Ketika orang tuaku mengetahui semua yang ku lakukan, aku dimarahi seharian selama dua hari berturut-turut. Mereka menasihati dengan muka merah garang. Mulai saat itu mereka pro-aktif menanyakan tentang sekolah padaku.

Orang tuaku memaksaku mengerjakan tugas sekolah yang ku acuhkan selama dua minggu, tugas itu lah yang membuat guruku mengusirku setiap kali kelasnya dimulai. Aku masih ingat waktu itu, aku hanya sembunyi agar tak ada yang curiga aku dikeluarkan dari kelas. Bagaimana rasanya keliling sekolah sendirian ketika yang lainnya belajar di kelas? Ku akui, sunyi dan aku suka seperti itu. Namun, pada akhirnya aku rangking dua dari belakang. Ajaibnya, orang tuaku sudah tak marah lagi.

Hobiku berpikir, dan aku mencoba belajar dari semua kejadian yang kulihat. Tak banyak yang kupelajari, yang jelas aku tak ingin semua itu terulang. Ada satu hal yang kuyakini sampai sekarang:

"Ketika kesalahan masa laluku terjadi lagi, 
itu artinya aku belum memahami pelajaran yang ada dikesalahan itu."

Keyakinan itu yang berhasil membuatku jadi seperti sekarang. Dulu lima besar dari belakang, sekarang lima besar dari depan. Aku hanya tak ingin menjadi seperti dulu lagi. Aku ingin berbeda, jadi aku melakukan hal yang berbeda sejak itu. :)

Oh ya, aku terbuka dengan masukan, kritik dkk. So, jangan malu mengungkapkan pendapatmu. LD

Jumat, 09 November 2012

Pelajaran Kehidupan #1

Tiba-tiba dapat ide nulis setiap pelajaran hidup yang ku tahu. Gak asik klo cuma dirinci satu-satu. Jadi aku mau nambah sedikit cerita disetiap pelajaran.

Hari ini hari kamis, orang tuaku pergi meninggalkan ku untuk sehari ini. Awalnya senang, aku bisa melakukan apa pun yang aku mau. Seperti itu lah pikiran remaja, ketika tak ada yang mengatur langsung dah senang. Apa iya? Hha

Aku bebas melakukan apapun dari pagi. Sekali lagi, bebas! Bayangkan dirimu bebas untuk satu hari. Memang sih besok gak bebas lagi, tapi buat apa dipikirin. Tak ada besok jika hari ini belum selesai.

Jadi mulailah aku menjalani hari ini. Tapi tunggu dulu, aku bingung. Ketika segalanya dapat dilakukan, mana yang lebih diutamakan?

"Ketika segalanya dapat dilakukan, mana yang lebih dulu diutamakan?"

Lagi-lagi, pikiranku otomatis memberikan sebuah pertanyaan. Sebuah pertanyaan yang tak mudah untuk ku jawab. Disini ada internet super cepat, jadi aku bisa mengakses apa pun yang ku mau. Tentu saja aku melakukan hal-hal yang aku suka, hal-hal yang membuatku senang.

Waktu terus berjalan dan kini sudah siang. Aku telah menyaksikan film menarik, baca informasi unik yang menyenangkan dan kadang lucu, dan mencari cara agar aku bisa melakukan hobiku dengan lebih menyenangkan. Namun entah kenapa aku merasa hampa, aku berhenti dan berpikir seketika. Ternyata melakukan hal-hal yang kusuka tidak selalu membuatku senang. 

Aku mulai sadar bahwa apa yang lebih utama adalah hal-hal yang berhubungan dengan masa depanku, yang berhubungan dengan kesuksesanku kelak. Entah jawaban ini benar atau tidak, yang jelas aku tidak hanya melakukan hal-hal yang aku suka setiap harinya, tapi juga hal-hal penting yang tidak aku sukai.

Kamis, 08 November 2012

Manfaat menulis versi copas

Searching di google tentang menulis, aku ketemu tulisan ini:
Menulis mempunyai manfaat sebagai berikut.
1) Dengan menulis kita dapat lebih mengenali kemampuan dan potensi diri kita. Kita mengetahui sampai di mana pengetahuan kita tentang suatu topik. Untuk mengembangkan topik itu kita terpaksa berpikir, menggali pengetahuan dan pengalaman yang kadang tersimpan di alam bawah sadar.

Selasa, 06 November 2012

Pelangi masa depan

Gambar ini hasil dari gabungan sebuah puisi ciptaanku, gambar khayalan, waktu luang dan photoshop. Kamu juga bisa bikin kok, jika berminat kita bikin sama-sama ya, sambil belajar.. hhe :)


"Bagaimana pendapatmu tentang karya ini?"

Senin, 05 November 2012

Mencari sang ahli

Aku mulai tertarik dengan dunia tulisan semenjak Kelas 10, semenjak aku bertemu dengan Penyair Muhibah. Pada awalnya hanya puisi, hanya kalimat pendek yang kubuat  jadi satu. Kemudian Kelas 11 hingga kini, aku suka dengan seseorang yang sudah bertahun-tahun menulis cerita. Entah karna PDKT kepadanya atau apa, sekarang aku jadi berambisi jadi penulis. Sebuah kebetulan sepertinya? ._. Yaa, beginilah takdirku.

"Membuat sebuah buku, susah?" 

Gak tau, aku bahkan belum mencobanya. Yaa, supaya tau, kucoba saja. Aku bertemu dengan sangat banyak orang disekolahku, sebagian besar sangat hebat dan percaya diri. Tapi...sebagian lainnya tidak percaya diri. Aku akan membuat sebuah buku yang dapat membantu mereka meraih kembali kepercayaan diri mereka. Just Wait! :)

Aku memiliki gagasan membuat buku berjudul "7 Langkah Meraih Percaya Diri". Eits, keliru aku mikirin judul duluan. Ternyata hanya perlu 3 langkah setelah aku berpikir mengenai isi dari buku ini, jadi ganti angka 7 itu menjadi 3 ya. Hha :p

Pergi ke google mencari cara-cara membuat buku, hasilnya aku tau apa yang harus kulakukan. Namun, ujung-ujungnya aku butuh mentor yang sudah terlebih dulu ahli dalam bidang ini. Dimana bisa kutemukan mentor yang gratis ya? Hmm... ๏_๏

Minggu, 04 November 2012

Rencananya sih blog ini disimpan buat dibaca sendiri. Tapi...Yah...Sudahlah.. Aku maafkan diriku yang telah mengubah rencanaku dan aku jadi mau bikin blog baru lagi akhirnya.. Memang manusia hanya bisa merencanakan.. ._.

Sabtu, 03 November 2012

Galau

Sebulan berpisah dgn sekolah, teman-teman, dan dua sahabatku. Rasanya mau cepat pulang lagi . . . Aku rindu berat.  ಥ_ಥ

Tag

Post (86) Galau (30) Puisi (28) Sahabat (25) Love? (21) Newest post (2)