Teringat dengan masa kecil, aku tak habis pikir mengapa aku sungguh kacau waktu itu. Coba sebutkan semua kenakalan anak laki-laki yang kau tahu, mungkin itu tak selengkap jika aku yang menyebutkannya.
Pernahkah temanmu yang menghabiskan dua minggu diluar kelas selama pelajaran bahasa berlangsung? Adakah temanmu yang selalu berbohong bahkan hal-hal yang kecil sekali pun? Apakah temanmu berkelahi dengan menggunakan kursi, sapu, dan tutup tong sampah dalam dua hari berturut-turut disekolah? Temanmu menunda mengerjakan PR selama berminggu-minggu, sedangkan di rumah kerjanya bermain seharian? Dia menipu orang tuanya dengan mengatakan sekolah sangat menyenangkan dan tak ada hal buruk yang terjadi? Apa ada temanmu begitu? Temanku ada yang seperti itu, sebenarnya dia lah aku. :P
Aku menyebutnya teman karna dia adalah diriku, dulu. Ketika orang tuaku mengetahui semua yang ku lakukan, aku dimarahi seharian selama dua hari berturut-turut. Mereka menasihati dengan muka merah garang. Mulai saat itu mereka pro-aktif menanyakan tentang sekolah padaku.
Orang tuaku memaksaku mengerjakan tugas sekolah yang ku acuhkan selama dua minggu, tugas itu lah yang membuat guruku mengusirku setiap kali kelasnya dimulai. Aku masih ingat waktu itu, aku hanya sembunyi agar tak ada yang curiga aku dikeluarkan dari kelas. Bagaimana rasanya keliling sekolah sendirian ketika yang lainnya belajar di kelas? Ku akui, sunyi dan aku suka seperti itu. Namun, pada akhirnya aku rangking dua dari belakang. Ajaibnya, orang tuaku sudah tak marah lagi.
Hobiku berpikir, dan aku mencoba belajar dari semua kejadian yang kulihat. Tak banyak yang kupelajari, yang jelas aku tak ingin semua itu terulang. Ada satu hal yang kuyakini sampai sekarang:
"Ketika kesalahan masa laluku terjadi lagi,
itu artinya aku belum memahami pelajaran yang ada dikesalahan itu."
Keyakinan itu yang berhasil membuatku jadi seperti sekarang. Dulu lima besar dari belakang, sekarang lima besar dari depan. Aku hanya tak ingin menjadi seperti dulu lagi. Aku ingin berbeda, jadi aku melakukan hal yang berbeda sejak itu. :)
Oh ya, aku terbuka dengan masukan, kritik dkk. So, jangan malu mengungkapkan pendapatmu. LD

0 komentar:
Posting Komentar