Tentang Seorang Sahabat
"Misterius, kata yang tepat bukan?" |
Jam tangan dan kacamata berlensa cekung adalah aksesoris yang dipakainya setiap hari, sepertinya karena dia suka lupa waktu dan bermata minus jadi pakai itu. :P Kira-kira bobot tubuhnya tak mungkin mencapai 60 kg, bisa dibilang dia kurus. Kurus, tapi di-imbangi dengan tinggi badan yang mencapai 164 cm, tergolong tinggi untuk seorang gadis SMA. Yaa...attractive lah.
Dia pintar bersosialisasi, bicara adalah hal yang sangat alami baginya. Wajar lah, karena dia termasuk kaum Hawa yang diberkahi kemampuan berkomunikasi serta intuisi yang kuat. Dia memiliki banyak teman dan sahabat, jarang sekali terlihat sendiri menyendiri. Uniknya dia lah yang paling pendiam diantara sahabat-sahabatnya. Walaupun pendiam, dia populer di kelasnya. Beberapa orang mengakui dia bersifat ke-ibu-an.
Dia lahir, katanya sih tepat jam 12, tanggal 6 Juni 1995. Gak tahu bener-bener tepat 12:00:00 atau nggak, dia sering bohong sih. #Oops damai bro v('.'). Dia suka berahasia, bahkan dengan sahabatnya sendiri, belum semua sahabatnya tahu foto yang mana yang menjadi kesukaannya. Entah mengapa begitu berat baginya memberitahu hal kecil seperti foto itu.
Gayanya berpakaian bisa dikatakan memukau, paduan warna dan tekstur pakaian yang dipakainya sangat keren. Sampai-sampai ada seseorang yang sangat ingin memotret ke-keren-an dirinya, namun karena takut di-foto atau apa, jadi dia sering menolak orang itu. Entahlah dia peka terhadap perasaan orang lain atau tidak, yang jelas dia sering mengelak jika berbicara mengenai perasaan yang mendalam.
Kadang dia membuat orang bingung dengan pemikiran dan sikapnya yang cepat berubah. Dia bisa bersikap berbeda untuk orang yang berbeda, dia tahu setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tapi itu membuat orang yang disampingnya heran, kecuali jika orang yang disampingnya itu sudah lama mengenalnya dengan baik.
Dia bisa beradaptasi dengan baik, lebih tepat dikatakan sebagai orang yang fleksibel. Orang fleksibel itu orang yang bisa melalui segalanya dengan baik. Tak mudah lho menjadi orang fleksibel itu, harus bisa melihat kemungkinan yang ada dan membuat keputusan yang tepat dari data yang ada. Dia hebat karena dia orang yang fleksibel, selain itu juga dia setia kawan dan bersedia berkorban demi kepentingan yang lain.
Tujuan hidupnya adalah bertemu dengan banyak orang, entah sekarang berubah atau tidak, setidaknya itu lah yang dikatakannya dulu ketika dia ingin menekuni ilmu psikologi. Sekarang dia ingin menekuni bidang Ekonomi dibangku kuliah nanti, semoga saja berhasil ya. :)
***
Maksudku nulis ini adaah untuk mengetahui, "Apa aku mengenal sahabatku?" Coba saja bikin cerita serupa tentang seseorang yang katanya tak kau kenal dengan baik, dan kau akan terkejut betapa baik kau mengenalnya.
Konon, dengan menulis dapat membuatmu lebih memahami apa yang kamu tulis itu.
Sebenarnya masih banyak yang bisa dituliskan, belum lengkap positif negatifnya. Tapi karena aku kelaparan jadinya sampai disini dulu ya. Thanks :)

0 komentar:
Posting Komentar