• Mandi Angin Hill Panorama in Banjarmasin

  • My Best Friends :D

  • SMAVEN, My High School

Minggu, 23 Desember 2012

Kecil, tapi bisa....bikin senang?


Kamu terlambat masuk lift. tapi, ada orang yang menahan lift itu untukmu. Pernah gak kejadian?? Terus....apa kamu bilang terima kasih setelah berhasil memasuki lift tersebut? ..... Kebanyakan orang tidak berterima kasih untuk hal seperti itu.

Menurutmu, apa yang terjadi jika kau mengucapkan terima kasih? Mungkinkah orang memandang aneh terhadapmu setelah itu? Tidak, bukan?

Jadi, apa yang terjadi setelah itu? Mereka pasti akan lebih senang denganmu; karena semua orang senang akan kebaikan, iya atau ya?

Kejadian di lift, hanya satu contoh kecil tentang perbuatan baik yang sering terlupakan. Berarti masih banyak perbuatan baik lainnya yang terlupakan? .... Iya:

Mengucapkan "tolong" ketika meminta, itu juga perbuatan baik.
Mengucapkan "terima kasih" setiap kali dibantu, perbuatan baik.
Menawarkan diri untuk "membantu" ketika ada yang kesulitan.

Tak banyak orang yang melakukan hal-hal itu. Padahal dunia akan menjadi tempat yang lebih menyenangkan jika perbuatan kecil dan baik seperti itu dilakukan semua orang.

Jadi...

Aku akan memulai dari diriku sendiri

!!!

*Mohon masukannya jika ada yg kurang

Sabtu, 22 Desember 2012

Hari....ini

Kau tau,
Hari ini adalah hari yang cukup mengguncang bagiku. Pagi hingga malam terjadi kontras kebaikan dan keburukan, terjadi kontras kebahagiaan dan kesengsaraan.

Pagi tadi, aku sangat senang. Aku dan teman-temanku juara satu pada lomba class meeting Gerobak Sodor. Apalagi aku ikut berperan dalam kemenangan itu, sangat menyenangkan rasanya. Merasa mampu melakukan apapun yang di-inginkan. :D

Singkat cerita, begitu aku sampai rumah. Adikku bilang HP-nya hilang, aku shock. Bagaimana tidak? Aku tau, aku akan terlibat situasi tak mengenakkan di rumah. Ku harap malam ini aku bisa bertahan . . .

Apapun yang terjadi, ku yakin ini yang terbaik darimu ya Allah



Kamis, 20 Desember 2012

Hey, maaf

Aku juga manusia biasa

***

Rabu, 19 Desember 2012

Sekilas Waktu


Waktu yang paling tepat untuk bersyukur adalah sekarang

***

Waktu bisa terasa sangat cepat dan bisa juga sangat lambat. Pernahkah terpikir mengapa bisa begitu?

Well...Sudah banyak orang-orang diluar sana yang menjawab pertanyaan itu. Namun, aku punya jawaban sendiri. Jawabanku adalah karena kita hidup hari ini, dan hanya hari ini. Tak lama setelah bangun tidur, kita sadar bahwa banyak hal yang perlu dilakukan hari ini.

Kita terlena dengan hari ini sepanjang hari. Dengan begitu, waktu terasa lebih cepat berlalu. Jika kita menghitung setiap detik yang kita jalani, maka waktu akan terasa lambat berlalu. Bukankah begitu?

Cepat atau lambat, waktu kita didunia ini akan habis. Bagaimanapun kau menggunakannya, tetap ajal akan menjemputmu dikemudian hari.

Sekarang kita semua memiliki pilihan,
Mau waktu cepat berlalu atau lambat berlalu?


Senin, 17 Desember 2012

*Mimpi dan Impian


Kita hidup dalam waktu yang telah ditentukan, dan tak ada yang tahu seberapa lamanya kecuali Tuhan. Dalam waktu hidup kita, apa yang akan kita lakukan?

Banyak orang menempuh pendidikan, untuk belajar katanya. Begitu lulus, apa yang mereka lakukan? Ada yang bekerja, ada yang berwiraswasta, ada yang menganggur saja.

Suatu ketika, aku bertanya kepada teman-temanku tentang apa yang mereka impikan?
Ada yang memiliki impian yang sangat jelas, bahkan kata-katanya membuatku terbayang impian itu terwujud. Namun, ada juga yang bingung menjelaskan impiannya.

Mereka yang kemudian berkembang dengan baik, adalah mereka yang memiliki impian. Tak sekedar mimpi, ini mimpi yang menjadi keyakinan tentang bagaimana kehidupan mereka nanti.

Sebuah keyakinan tentang kesuksesan dimasa depan, menurutku itulah impian. :)

Aku hanya mengingatkan bahwa mimpi dan impian kita itu penting adanya.

*copas dari blogku yg lain

Senin, 03 Desember 2012

Tolonglah

Apa yang harus kuciptakan?
Perasaan? atau pemikiran?
Kurasa, tak satupun.
Aku hanya sedang bingung.

Kurasa . .
Saat ini, aku bukanlah diriku . .
Aku lemah, selalu gundah rasanya . .
Hey teman, maukah menemaniku?

Aku tinggal sebuah tempat,
tempat bernama rumah.

Disana aku sendiri,
Berdiri tanpa ada yang menemani.

Disana selalu sunyi,
Hanya melodi musikku yang terdengar.

Berada disana,
Sudah cukup untuk membuatku merasa mati.

Hey teman, maukah menemaniku?
Jika aku bicara padamu,
maukah kau mendengarkanku?
Mendengarkan dengan hatimu . .

Sudikah kau? Sahabatku . .

Tag

Post (86) Galau (30) Puisi (28) Sahabat (25) Love? (21) Newest post (2)